Aku Berjalan (Dan Dua Puisi Lainnya)

30 Aug 2016    View : 3444    By : Toni Al-Munawwar


Aku Berjalan

 

Aku berjalan dalam temaram

Menyusuri bukit-bukit kerinduan

Sesekali menoleh; tertawa kecil

Aku kembali berjalan

Mencari jalang

Agar bisa kurengkuh semburat senyummu

Melukis di balik awan

 

Depok, 14 Agustus 2016

 

Aku Berjalan Pelangi

 

Bias Pelangi di Matamu

 

Matamu berpendar-pendar

Seperti ada sesuatu di dalamnya

Bias-bias pelangi tampak indah

Berenang-renang di bola matamu

Langit mendung mendadak sirna

Berganti awan yang ceria

 

Depok, 18 Agustus 2016

 

Pelangi Kenangan

 

Berharap Kenangan Itu Masih Ada

 

Langit mendadak mendung

Pertanda akan turun hujan

Tapi, mengapa hatiku mendadak gerimis

Padahal, hujan belum juga turun

Dada ini terasa sesak dan pengap

Saat melihat gumpalan awan yang pekat

Seperti ada sesuatu yang ingin menyembul keluar

Tapi apa?

Entahlah

Aku mendongak; langit sedang memukuli kenangan demi kenangan

Hingga ia terjatuh berguguran di tanah

Aku hanya bisa menundukkan kepala

Seraya membawa kepingan ini pergi

Berharap kenangan itu masih ada di tempatnya

 

Depok, 18 Agustus 2016


Tag :


Toni Al-Munawwar

Toni Al-Munawwar merupakan nama pena dari Sultoni Solikhon, lulusan terbaik MA. Nasy'atul Khair.

Profil Selengkapnya >>

Puisi Lainnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus





KATEGORI :




ARTIKEL PILIHAN :




Ayah Dan Hari Ayah


Lalu Abdul Fatah - Profesi, Delusi, dan Identitas Diri


Legend of Sleepy Hollow - Cerita Horor Negeri Paman Sam


Suicide Squad - A Sweet Treat... Or A Sweet Threat?


Danilla dan Kalapuna


Nasi Goreng dan Mi Goreng Pak Is


Matcha Cafe: Curhat Ditemani Olahan Green Tea Nikmat


Gapura Wringin Lawang, Mojokerto: Gerbang dari Masa Kini ke Masa Lalu


Literasi Oktober: GRI Regional Surabaya - Menimbang Buku dalam Resensi


Sebuah Wajah, Sebuah Rasa (Bagian Enam)


Twist and Shout (Part 1)


Kesenyapan Memeluk di Kesendirian