Sajak Malam Dingin

14 Apr 2017    View : 11838    By : Ari Vidianto


Sajak Rindu

 

Sajak rindu
Memanggil namamu
Penuh harap di hatiku

Sajak rindu
Untaian kata bermakna
Meresap dalam jiwa

Sajak rindu
Terbawa angin asmara
Menuju surga cinta

 

Lumbir, 26 April 2016

 

malamSource: pinterest.com

 

Malam

 

Terkikis sunyi senyap
Di binar-binar kegelapan
Lihatlah letihnya malam
Tanpa bayaran tiap insan

Tetap setia memberikan
kedamaian
Untuk penghuni seluruh
jagat alam

 

Lumbir, 20 Juni 2016

 

 Dingin

 

Dingin Mengapa

 

Berbaring dingin menyapa
Tak berselimut dan hampa
Sunyi sepi aliran waktu
Menghinggapi lemunan jemu

Keheningan malam kelabu
Menyelimuti jiwa tanpa ragu
Riuh-riuh kehidupan ini
Terhenti sejenak dan sepi

 

Lumbir, 20 Juni 2016


Tag :


Ari Vidianto

Ari Vidianto adalah seorang guru sekali penulis yang telah menelurkan beberapa buku.

Profil Selengkapnya >>

Puisi Lainnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus





KATEGORI :




ARTIKEL PILIHAN :




Stigma dan Tradisi: Laki-laki, Perempuan... Mana yang Lebih Baik?


Voici - Duo Multi Talenta Dari Surabaya


Supernova 3: Petir


Teacher's Diary (Khid Thueng Withaya) (2014): Penghargaan Guru di Thailand


Gambaran Cinta dalam Potret Sendu Lirik Lagu Eyes, Nose, Lips Versi Tablo


Kenikmatan Sederhana dalam Semangkuk Mi Ayam Seorang Pedagang Kaki Lima, Surabaya


Omahku - Ngobrol dan Nongkrong dalam Kesederhanaan


Pantai Kutang - Keindahan Pantai Perawan Di Lamongan


Adiwarna 2016: Refraksi - Changing Your Perspective


Sebuah Wajah, Sebuah Rasa (Bagian Pertama)


Twist and Shout (Part 1)


Aku Berjalan (Dan Dua Puisi Lainnya)