Sajak Malam Dingin

14 Apr 2017    View : 16280    By : Ari Vidianto


Sajak Rindu

 

Sajak rindu
Memanggil namamu
Penuh harap di hatiku

Sajak rindu
Untaian kata bermakna
Meresap dalam jiwa

Sajak rindu
Terbawa angin asmara
Menuju surga cinta

 

Lumbir, 26 April 2016

 

malamSource: pinterest.com

 

Malam

 

Terkikis sunyi senyap
Di binar-binar kegelapan
Lihatlah letihnya malam
Tanpa bayaran tiap insan

Tetap setia memberikan
kedamaian
Untuk penghuni seluruh
jagat alam

 

Lumbir, 20 Juni 2016

 

 Dingin

 

Dingin Mengapa

 

Berbaring dingin menyapa
Tak berselimut dan hampa
Sunyi sepi aliran waktu
Menghinggapi lemunan jemu

Keheningan malam kelabu
Menyelimuti jiwa tanpa ragu
Riuh-riuh kehidupan ini
Terhenti sejenak dan sepi

 

Lumbir, 20 Juni 2016


Tag :


Ari Vidianto

Ari Vidianto adalah seorang guru sekali penulis yang telah menelurkan beberapa buku.

Profil Selengkapnya >>

Puisi Lainnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus





KATEGORI :




ARTIKEL PILIHAN :




Ada Kemauan Ada Jalan: Sebuah Energi Kehidupan


Indah Kurnia, Memimpin Tanpa Kehilangan Identitas Sebagai Wanita


Sang Alkemis: Perjalanan Pencarian Diri


Suckseed (Huay Khan Thep): Tumbuh Bersama Mimpi, Sahabat dan Cinta


Adele's Hello - Apa Kabar Masa Lalu?


Icip-Icip Seblak Zoss, Lebih Dari Sekadar Joss


Zein's Cafe - Ngupi Cantik Tanpa Jadi Pelit


Patirthan Candi Kidal Yang Tersembunyi


Adiwarna 2016: Refraksi - Changing Your Perspective


Sebuah Wajah, Sebuah Rasa (Bagian Empat)


Oma Lena - Part 2


Pupus, Hanyut, Lepas