Nyata dan Ilusi

07 Jun 2017    View : 1484    By : Nurhidayah Tanjung


Antara aku dan semua ini serasa begitu nyata

Tapi ilusi selalu saja turut membayangi

Di mana aku hanya mampu mengharap

Dan bertekuk saat nyata menghampiri

 

Entah aku harus jujur atau tetap menyimpan rasa

Di mana aku tak bisa berbuat apa-apa

Tak ada tangis, tapi sayatan manis

Senyum kepalsuan itu memang nyata adanya, karena aku telah melaksanakannya

 

Aku tidak pernah menyangka, sesulit ini mencinta

Yang pada akhirnya rasa benci datang jua

Padahal yang aku baca, cinta itu adalah bisa

Bisa mengubah rasa suka agar tak menjadi ilusi

 

 


Tag :


Nurhidayah Tanjung

Nurhidayah Tanjung adalah dara berdarah Medan yang berkuliah di Jurusan Ilmu Komunikasi, yang cinta mati kepada kegiatan menulis.

Profil Selengkapnya >>

Puisi Lainnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus





KATEGORI :




ARTIKEL PILIHAN :




Stigma dan Tradisi: Laki-laki, Perempuan... Mana yang Lebih Baik?


Prisca Primasari - Menulis Adalah Memberi Kado Pada Diri Sendiri


My Boyfriend's Wedding Dress... Gaun Pengantin Cowokku?


Me Before You - Jojo Moyes and a Bowl of Warm Love Story


Blinded by Love - Karena Cinta Sungguh Membutakan


Bubur Turki Kayseri: Bubur Ayam Versi Spicey


7 Mal Dan Tempat Nongkrong Dengan Toilet Asyik Di Surabaya


Dieng: Sebentuk Nirwana di Indonesia - Edisi Setyaki dan Pesona Alam Dieng


Pameran Lukisan


Sebuah Wajah, Sebuah Rasa (Bagian Empat)


Twist and Shout (Part 2)


Merah Balada