Nyata dan Ilusi

07 Jun 2017    View : 1290    By : Nurhidayah Tanjung


Antara aku dan semua ini serasa begitu nyata

Tapi ilusi selalu saja turut membayangi

Di mana aku hanya mampu mengharap

Dan bertekuk saat nyata menghampiri

 

Entah aku harus jujur atau tetap menyimpan rasa

Di mana aku tak bisa berbuat apa-apa

Tak ada tangis, tapi sayatan manis

Senyum kepalsuan itu memang nyata adanya, karena aku telah melaksanakannya

 

Aku tidak pernah menyangka, sesulit ini mencinta

Yang pada akhirnya rasa benci datang jua

Padahal yang aku baca, cinta itu adalah bisa

Bisa mengubah rasa suka agar tak menjadi ilusi

 

 


Tag :


Nurhidayah Tanjung

Nurhidayah Tanjung adalah dara berdarah Medan yang berkuliah di Jurusan Ilmu Komunikasi, yang cinta mati kepada kegiatan menulis.

Profil Selengkapnya >>

Puisi Lainnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus





KATEGORI :




ARTIKEL PILIHAN :




Stigma dan Tradisi: Perempuan, Terlahir Sebagai Penghuni Neraka


Indah Kurnia, Memimpin Tanpa Kehilangan Identitas Sebagai Wanita


The Chronicles Of Audy 4/4


Thirteen Terrors: Kisah Menyeramkan di Setiap Sekolah


5 Lagu Indonesia Tahun 90-an Mengesankan Versi Artebia


Nasi Goreng dan Mi Goreng Pak Is


Heerlijk Gelato


Terbang Dengan Kursi Mabur Di Sindu Kusuma Edupark


Pasar Seni Lukis Indonesia 2015


Sebuah Wajah, Sebuah Rasa (Bagian Pertama)


Kisah Tentang Himawari


Sajak Orang Rantau