Nyata dan Ilusi

07 Jun 2017    View : 2081    By : Nurhidayah Tanjung


Antara aku dan semua ini serasa begitu nyata

Tapi ilusi selalu saja turut membayangi

Di mana aku hanya mampu mengharap

Dan bertekuk saat nyata menghampiri

 

Entah aku harus jujur atau tetap menyimpan rasa

Di mana aku tak bisa berbuat apa-apa

Tak ada tangis, tapi sayatan manis

Senyum kepalsuan itu memang nyata adanya, karena aku telah melaksanakannya

 

Aku tidak pernah menyangka, sesulit ini mencinta

Yang pada akhirnya rasa benci datang jua

Padahal yang aku baca, cinta itu adalah bisa

Bisa mengubah rasa suka agar tak menjadi ilusi

 

 


Tag :


Nurhidayah Tanjung

Nurhidayah Tanjung adalah dara berdarah Medan yang berkuliah di Jurusan Ilmu Komunikasi, yang cinta mati kepada kegiatan menulis.

Profil Selengkapnya >>

Puisi Lainnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus





KATEGORI :




ARTIKEL PILIHAN :




Malaikat Tak Bersayap


Double Spin Round - Menikmati Putaran Kehidupan


Melihat Sisi Lampau Surabaya Di Museum Surabaya


Siti - Perempuan dan Dalamnya Hati


H.O.S Tjokroaminoto: Priyayi dengan Profesi Teknisi Sekaligus Politisi yang Berjiwa Pendidik


De Oak Cafe Resto Surabaya


Perpustakaan Balai Pemuda Surabaya


Tiga Puluh Tahunan (Part 1)


Keep Being You - Isyana Sarasvati


Literasi Desember: Literaturia, Budaya Berpikir Kritis, dan Literasi Media (Bag. 1)


Sunyi yang Tak Dicari


Sebuah Wajah, Sebuah Rasa (Bagian Tujuh)