Menguak Luruh

04 Aug 2015    View : 1457    By : Tsaidun


Merebak,

menelusuri setiap sudut keinginan

 

Menguak,

berharap sebuah paripurna

 taken from lauracgeorge.com

Ketika rasa menjenguk ketidakpastian

Semuanya luruh,

meluber di kesenjangan

Antara sebuah tanggung jawab dan kewajiban

Mungkinkah kebersamaan bisa bersatu?

Sementara keterbatasan menjadi pemilah

Hingga tanggal membekas pada qolb

 

Bukan kehendakMu, jiwa yang lepas dari fitrah

Menelan harap pada jalan yang lain

 

Surabaya,

4 Agustus 2015

 

Gambar header dari news.softpedia.com




Tsaidun

Tsaidun adalah seorang spiritualis yang gemar membaca buku, khususnya psikologi dan filsafat. Pria yang sempat bekerja di salah satu perusahaan internasional ini lahir dan besar di Surabaya.

Profil Selengkapnya >>

Puisi Lainnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus





KATEGORI :




ARTIKEL PILIHAN :




Generasi Global dalam Industri Pertelevisian: Menelisik Makna di Balik


Edwin Ruser dan KoreanUpdates - Menghidupkan Mimpi Lewat Passion


Tango - Surealisme Hubungan Wanita-Pria dan Diri


Ada Apa Dengan Cinta? 2 - Setelah Beberapa Purnama Terlewati


5 Lagu Indonesia Tahun 90-an Mengesankan Versi Artebia


Bubur Turki Kayseri: Bubur Ayam Versi Spicey


Pandu Pustaka: Perpustakaan Keteladanan Di Pekalongan


Pantai Pelang


WTF Market 2.0 - Imajinasi, Mimpi, dan Masa Depan


Sebuah Wajah, Sebuah Rasa (Bagian Tujuh)


Nyala Lilin yang Menerangi Wanita Itu di Kala Malam


Mimpi Retak dan Angan-Angan di Biru Langit