Menguak Luruh

04 Aug 2015    View : 1215    By : Tsaidun


Merebak,

menelusuri setiap sudut keinginan

 

Menguak,

berharap sebuah paripurna

 taken from lauracgeorge.com

Ketika rasa menjenguk ketidakpastian

Semuanya luruh,

meluber di kesenjangan

Antara sebuah tanggung jawab dan kewajiban

Mungkinkah kebersamaan bisa bersatu?

Sementara keterbatasan menjadi pemilah

Hingga tanggal membekas pada qolb

 

Bukan kehendakMu, jiwa yang lepas dari fitrah

Menelan harap pada jalan yang lain

 

Surabaya,

4 Agustus 2015

 

Gambar header dari news.softpedia.com




Tsaidun

Tsaidun adalah seorang spiritualis yang gemar membaca buku, khususnya psikologi dan filsafat. Pria yang sempat bekerja di salah satu perusahaan internasional ini lahir dan besar di Surabaya.

Profil Selengkapnya >>

Puisi Lainnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus





KATEGORI :




ARTIKEL PILIHAN :




Generasi Global dalam Industri Pertelevisian: Menelisik Makna di Balik


Edwin Ruser dan KoreanUpdates - Menghidupkan Mimpi Lewat Passion


Cinderella Teeth - Kisah Cinderella dan Para Peri Gigi Modern


Stand By Me Doraemon


HiVi - Siapkah Kau Tuk Jatuh Cinta Lagi


Dak-Galbi Korean Resto And Caffe


Perpustakaan Bank Indonesia, Surabaya - Perpustakaan Umum Senyaman Perpustakaan Pribadi


Jelajah Pantai Pacitan: Pantai Banyu Tibo


Literasi Februari: GRI Regional Surabaya, Gol A Gong, dan Tias Tatanka


Sebuah Wajah, Sebuah Rasa (Bagian Kedua)


Angel's Smile


Menjelang Telah Tiba Datang