Menguak Luruh

04 Aug 2015    View : 1308    By : Tsaidun


Merebak,

menelusuri setiap sudut keinginan

 

Menguak,

berharap sebuah paripurna

 taken from lauracgeorge.com

Ketika rasa menjenguk ketidakpastian

Semuanya luruh,

meluber di kesenjangan

Antara sebuah tanggung jawab dan kewajiban

Mungkinkah kebersamaan bisa bersatu?

Sementara keterbatasan menjadi pemilah

Hingga tanggal membekas pada qolb

 

Bukan kehendakMu, jiwa yang lepas dari fitrah

Menelan harap pada jalan yang lain

 

Surabaya,

4 Agustus 2015

 

Gambar header dari news.softpedia.com




Tsaidun

Tsaidun adalah seorang spiritualis yang gemar membaca buku, khususnya psikologi dan filsafat. Pria yang sempat bekerja di salah satu perusahaan internasional ini lahir dan besar di Surabaya.

Profil Selengkapnya >>

Puisi Lainnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus





KATEGORI :




ARTIKEL PILIHAN :




Raga Senja Berjiwa Fajar: Sebuah Renungan Kemerdekaan Untuk Pemuda


Widyoseno Estitoyo: Pebisnis Muda, Aktivis Sosial, Dan Pekerja Seni


Tango - Surealisme Hubungan Wanita-Pria dan Diri


Filosofi Kopi - Bukan Sekedar Adaptasi Dari Cerita Pendek




Mojok dan Makan Mi di Pojok II, Perak, Jombang


Coffee Bean & Tea Leaf Surabaya Town Square


Kampung Labasan Sleman: Wisata Desa Elegan dan Tak Kampungan


WTF Market Kembali All Out Untuk Surabaya


My Toilet Prince - Pintu Pertama


Oma Lena - Part 4 (TAMAT)


Lapang Sunyi, Senyap Ruang