Sajak Orang Rantau

17 Mar 2018    View : 1469    By : Ahmad Radhitya Alam


hidup di kota sulitlah memang

bernapas di antara rambu kemacetan

sambil menghirup udara metropolutan

 

impian jauh mengambang-ambang

di langit kelabu yang penuh debu

dan pekerjaan menyita harapan

telah berkoalisi dengan angan

yang bergelut dengan himpitan utang

maupun tagihan awal bulan

 

aku berharap menjadi kaya

dengan modal otot seadanya

tanpa sadar, tanpa curiga

telah memupuk paradoks harapan

sambil menggali jalan kehancuran

 

 

Sumber header: beaminjoy.com

 

 

Ruang Imaji, 2017


Tag :


Ahmad Radhitya Alam

Ahmad Radhitya Alam adalah seorang pelajar kelahiran Blitar, 2 Maret 2001.

Profil Selengkapnya >>

Puisi Lainnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus





KATEGORI :




ARTIKEL PILIHAN :




Generasi Global dalam Industri Pertelevisian: Menelisik Makna di Balik


Edwin Ruser dan KoreanUpdates - Menghidupkan Mimpi Lewat Passion


To All The Boys I've Loved Before - Siapa Bilang Hati Manusia Hanya Bisa Untuk Satu Orang?


Present Perfect: Seandainya Waktu Dapat Diputar Kembali


Keep Being You - Isyana Sarasvati


Goyang Kaki Dan Goyang Lidah Di Lontong Kikil Bu Dahlia


Latarombo Riverside Cafe - Menikmati Vietnam Drip dengan Suasana Asyik


House Of Sampoerna: Sebuah Album Kenangan Kota Surabaya


Deja Vu: Pesta Ketiga WTF Market di Surabaya (Bagian 1)


My Toilet Prince - Pintu Pertama


Oma Lena - Part 2


Menguak Luruh