Sajak Orang Rantau

17 Mar 2018    View : 1314    By : Ahmad Radhitya Alam


hidup di kota sulitlah memang

bernapas di antara rambu kemacetan

sambil menghirup udara metropolutan

 

impian jauh mengambang-ambang

di langit kelabu yang penuh debu

dan pekerjaan menyita harapan

telah berkoalisi dengan angan

yang bergelut dengan himpitan utang

maupun tagihan awal bulan

 

aku berharap menjadi kaya

dengan modal otot seadanya

tanpa sadar, tanpa curiga

telah memupuk paradoks harapan

sambil menggali jalan kehancuran

 

 

Sumber header: beaminjoy.com

 

 

Ruang Imaji, 2017


Tag :


Ahmad Radhitya Alam

Ahmad Radhitya Alam adalah seorang pelajar kelahiran Blitar, 2 Maret 2001.

Profil Selengkapnya >>

Puisi Lainnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus





KATEGORI :




ARTIKEL PILIHAN :




Filosofi Pohon Pisang Pada Hubungan Ayah Dan Anak


Edwin Ruser dan KoreanUpdates - Menghidupkan Mimpi Lewat Passion


OPERATION: Break the Casanova's Heart - Jangan Main Hati!


Hormones The Series Season 2: Realita Remaja Saat Ini (Part 2)


How Deep Is Your Love - Calvin Harris: Dalamnya Cinta Lewat Deep House Music


Dak-Galbi Korean Resto And Caffe


Patbingsoo - Yang Gurih-Manis Ala Korea di Surabaya


Taman Nasional Baluran - Afrika-nya Indonesia


Literasi Februari: GRI Regional Surabaya dan Adham Fusama (Editor)


Sebuah Wajah, Sebuah Rasa (Bagian Empat)


Kisah Tentang Himawari


Kata-Kata Itu Telah Hilang Saat Kami Lahir