Sajak Orang Rantau

17 Mar 2018    View : 984    By : Ahmad Radhitya Alam


hidup di kota sulitlah memang

bernapas di antara rambu kemacetan

sambil menghirup udara metropolutan

 

impian jauh mengambang-ambang

di langit kelabu yang penuh debu

dan pekerjaan menyita harapan

telah berkoalisi dengan angan

yang bergelut dengan himpitan utang

maupun tagihan awal bulan

 

aku berharap menjadi kaya

dengan modal otot seadanya

tanpa sadar, tanpa curiga

telah memupuk paradoks harapan

sambil menggali jalan kehancuran

 

 

Sumber header: beaminjoy.com

 

 

Ruang Imaji, 2017


Tag :


Ahmad Radhitya Alam

Ahmad Radhitya Alam adalah seorang pelajar kelahiran Blitar, 2 Maret 2001.

Profil Selengkapnya >>

Puisi Lainnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus





KATEGORI :




ARTIKEL PILIHAN :




Dari Hati Ke Hati: Sepiring Kupang Dan Ketangguhan Dalam Menjalani Kehidupan


Lalu Abdul Fatah - Profesi, Delusi, dan Identitas Diri


Love Dust (Season 1 and 2) - Pilihan Itu Bukanlah Sesuatu yang Mudah


Gone Girl - Ketika Cinta Berakhir, Yang Tersisa Hanyalah Kematian


Gambaran Cinta dalam Potret Sendu Lirik Lagu Eyes, Nose, Lips Versi Tablo


Marugame Udon - Delicacy in Simplicity


Latarombo Riverside Cafe - Menikmati Vietnam Drip dengan Suasana Asyik


Pantai Konang: Pesona Di Balik Gunung Trenggalek


The Backstage Surabaya (Bagian 1) : How To Start A StartUp


Sebuah Wajah, Sebuah Rasa (Bagian Empat)


Cheongsam Bunga Teratai Mei Lien


Dia Ramai Berhening