Sajak Orang Rantau

17 Mar 2018    View : 3873    By : Ahmad Radhitya Alam


hidup di kota sulitlah memang

bernapas di antara rambu kemacetan

sambil menghirup udara metropolutan

 

impian jauh mengambang-ambang

di langit kelabu yang penuh debu

dan pekerjaan menyita harapan

telah berkoalisi dengan angan

yang bergelut dengan himpitan utang

maupun tagihan awal bulan

 

aku berharap menjadi kaya

dengan modal otot seadanya

tanpa sadar, tanpa curiga

telah memupuk paradoks harapan

sambil menggali jalan kehancuran

 

 

Sumber header: beaminjoy.com

 

 

Ruang Imaji, 2017


Tag :


Ahmad Radhitya Alam

Ahmad Radhitya Alam adalah seorang pelajar kelahiran Blitar, 2 Maret 2001.

Profil Selengkapnya >>

Puisi Lainnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus





KATEGORI :




ARTIKEL PILIHAN :




Filosofi Pohon Pisang Pada Hubungan Ayah Dan Anak


Prisca Primasari's Love Theft Series - He Who Steal Some Love


Air Terjun Tumpak Sewu Lewat Goa Tetes Lumajang (part 2)


Me Before You - Jojo Moyes and a Bowl of Warm Love Story


H.O.S Tjokroaminoto: Priyayi dengan Profesi Teknisi Sekaligus Politisi yang Berjiwa Pendidik


My Pancake Restoran Surabaya  Town Square


Taman Patung Kuda Gunung Sari - Taman Segala Usia


Tiga Puluh Tahunan (Part 1)


Membaluri Luka dengan Cinta dalam Lagu I'm Not The Only One


Goodreads Indonesia Regional Surabaya: Novel Remaja Dan Dunianya


Dalam Sekam Kehidupan


Sebuah Wajah, Sebuah Rasa (Bagian Kedua)