Mimpi Retak dan Angan-Angan di Biru Langit

21 Mar 2017    View : 2029    By : Ari Vidianto


Mimpi Retak

 

Mimpi retak mimpi terkoyak
Tangis mengeras berakhir terisak
Linangan air mata menyiksakan luka
batin semata

Pilu syahdu menderu
Gelak tawa pun tak merdu
Karena hati telah terbelenggu

 

Sokaraja, 16 April 2016

 

Broken DreamSource: picture-sunday-palace-blog.com

 

 

Angan-Angan

 

Tanpa habis berkata manis
Meski hati amat teriris
Luka di hati masih menganga
Tak tertutup melekat di jiwa

Hampanya jiwa ini
Hanya hatiku yang mengetahui
Angan-angan telah terbang
Hilang melayang terbuang

 

Lumbir, 18 April 2016

 

Dream
Source: pinterest.com

 

Biru Langit

 

Angin yang mendesah lirih
Mengalun dalam buaian langit
Tertidur lewat hasrat merana
Rasakan putaran dalam mimpi

Hari kian cepat berlari
Menidurkan arah melintang
Noda terhapus dan menyala
Sayap-sayap mencoba terbang

Berlari tapi tak tahu arah
Menangis perih terasa sakit
Melewati hari-hari demi cahaya
Biru langit memberikan kehidupan

 

Lumbir, 18 April 2016

 

 


Tag :


Ari Vidianto

Ari Vidianto adalah seorang guru sekali penulis yang telah menelurkan beberapa buku.

Profil Selengkapnya >>

Puisi Lainnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus





KATEGORI :




ARTIKEL PILIHAN :




Stigma dan Tradisi: Perempuan, Terlahir Sebagai Penghuni Neraka


Voici - Duo Multi Talenta Dari Surabaya


Doodle Land, A Coloring Book for Grown-Up Children


Teacher's Diary (Khid Thueng Withaya) (2014): Penghargaan Guru di Thailand


Kun Anta - Humood Al Khuder: Jadilah Diri Sendiri


Soto Khas Lamongan Di Pandean, Ngoro


La Ricchi - Gelato Kaya Rasa di Surabaya


Pantai Konang: Pesona Di Balik Gunung Trenggalek


Deja Vu: Pesta Ketiga WTF Market di Surabaya (Bagian 2 - End)


My Toilet Prince - Pintu Pertama


Interaksi di Galaksi


Sunyi yang Tak Dicari