Lapang Sunyi, Senyap Ruang

24 Jan 2016    View : 1273    By : Niratisaya


Lapang sunyi merangkum senyap ruangku

Samar di kejauhan,

dalam gaung udara,

terdengar nyanyi duka

 

Sebuah dendang senandung berbalut tanya,

di suara seorang wanita

 

"Di mana damai,

ketika dunia masih bergelayut ramai?

Di mana surga,

saat di depan hanya terhampar neraka?"

 

 

Dalam sunyi,

di senyap ruang,

aku diam mendengar

Aku diam melempar tatapan di langit kamar

 

Sementara,

di depanku termenung kipas angin tua

Bungkam,

menggeleng dia bergerak

Mewakili rasa dalam sukma,

bisu berteriak

 

 

Niratisaya,

Surabaya, 22122016

Dalam kenangan atas Ibu yang menyanyikan "Perdamaian" di kala sakitku.




Niratisaya

Niratisaya a.k.a Kuntari P. Januwarsi (KP Januwarsi) adalah CEO Artebia yang juga seorang penulis, editor, dan penerjemah.

Profil Selengkapnya >>

Puisi Lainnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus





KATEGORI :




ARTIKEL PILIHAN :




Takdir Dan Pertanda-Pertanda


H.O.S Tjokroaminoto: Priyayi dengan Profesi Teknisi Sekaligus Politisi yang Berjiwa Pendidik


Bi! - Potret Emosi yang Mengikat Manusia pada Lingkaran Kehidupan


Gone Girl - Ketika Cinta Berakhir, Yang Tersisa Hanyalah Kematian




Baegopa Malang - Ada Harga Ada Rasa


Omahku - Ngobrol dan Nongkrong dalam Kesederhanaan


Napak Tilas Aliran Lahar Gunung Merapi: Lava Tour Merapi


Goodreads Indonesia Regional Surabaya: Novel Remaja Dan Dunianya


My Toilet Prince - Pintu Pertama


Your Dream (Not?) Comes True


Kudemi Masamu