Lapang Sunyi, Senyap Ruang

24 Jan 2016    View : 1409    By : Niratisaya


Lapang sunyi merangkum senyap ruangku

Samar di kejauhan,

dalam gaung udara,

terdengar nyanyi duka

 

Sebuah dendang senandung berbalut tanya,

di suara seorang wanita

 

"Di mana damai,

ketika dunia masih bergelayut ramai?

Di mana surga,

saat di depan hanya terhampar neraka?"

 

 

Dalam sunyi,

di senyap ruang,

aku diam mendengar

Aku diam melempar tatapan di langit kamar

 

Sementara,

di depanku termenung kipas angin tua

Bungkam,

menggeleng dia bergerak

Mewakili rasa dalam sukma,

bisu berteriak

 

 

Niratisaya,

Surabaya, 22122016

Dalam kenangan atas Ibu yang menyanyikan "Perdamaian" di kala sakitku.




Niratisaya

Niratisaya a.k.a Kuntari P. Januwarsi (KP Januwarsi) adalah Co-Founder Artebia yang juga seorang penulis, editor, dan penerjemah.

Profil Selengkapnya >>

Puisi Lainnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus





KATEGORI :




ARTIKEL PILIHAN :




Ada Kemauan Ada Jalan: Sebuah Energi Kehidupan


Voici - Duo Multi Talenta Dari Surabaya


Aku Ingin Tahu #1: Jawaban dari Ratusan Pertanyaan


Pee Mak Phra Khanong (พี่มาก..พระโขนง): Cinta Tanpa Batas


5 Lagu Indonesia Tahun 90-an Mengesankan Versi Artebia


Wakul Suroboyo - Berwisata Kuliner Khas Surabaya di Satu Tempat


Milk Kingdom - Humble Place to Cast Away Your Boredom


Gedung De Javasche Bank Surabaya - Saksi Sejarah Panjang Perbankan Indonesia


Basha Market Chapter 2 - Merayakan Kreatifitas Lokal


Sebuah Wajah, Sebuah Rasa (Bagian Ketiga)


Twist and Shout (Part 1)


Aku Tak Ingin Lomba Balap Karung, Bu.