Lapang Sunyi, Senyap Ruang

24 Jan 2016    View : 1335    By : Niratisaya


Lapang sunyi merangkum senyap ruangku

Samar di kejauhan,

dalam gaung udara,

terdengar nyanyi duka

 

Sebuah dendang senandung berbalut tanya,

di suara seorang wanita

 

"Di mana damai,

ketika dunia masih bergelayut ramai?

Di mana surga,

saat di depan hanya terhampar neraka?"

 

 

Dalam sunyi,

di senyap ruang,

aku diam mendengar

Aku diam melempar tatapan di langit kamar

 

Sementara,

di depanku termenung kipas angin tua

Bungkam,

menggeleng dia bergerak

Mewakili rasa dalam sukma,

bisu berteriak

 

 

Niratisaya,

Surabaya, 22122016

Dalam kenangan atas Ibu yang menyanyikan "Perdamaian" di kala sakitku.




Niratisaya

Niratisaya a.k.a Kuntari P. Januwarsi (KP Januwarsi) adalah Co-Founder Artebia yang juga seorang penulis, editor, dan penerjemah.

Profil Selengkapnya >>

Puisi Lainnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus





KATEGORI :




ARTIKEL PILIHAN :




Ada Kemauan Ada Jalan: Sebuah Energi Kehidupan


Voici - Duo Multi Talenta Dari Surabaya


The Geography Of Bliss - Penggerutu yang Mencari Kebahagiaan


Life After Beth - Kehidupan Setelah Kematian


Adele's Hello - Apa Kabar Masa Lalu?


Icip-Icip Seblak Zoss, Lebih Dari Sekadar Joss


Matcha Cafe: Curhat Ditemani Olahan Green Tea Nikmat


Jejak Kaki Artebia: Menyusuri Sejarah Surabaya Edisi Siola


Literasi Oktober: Big Bad Wolf Menghantui (Pecinta Buku) Surabaya


My Toilet Prince - Pintu Pertama


Bersama Sebuah Buku dan Sebatang Rokok


Narasi Rindu