Kudemi Masamu

21 Jun 2015    View : 1267    By : Niratisaya


Kuhapus serpihan masaku
'tuk satukan pecahan hidupmu

Dengan tangan terbuka
aku satukan tiap asa
yang kau lempar bersama duka

Perlahan...
hilanglah tangisku
Bahkan Tuhan pun berkata,
"kau mulai tak miliki rasa"

Namun,
tetap kudongakkan kepala

Takut, habis waktu yang tersisa
Takut, hilang setiap angan
Takut, hilang sudut bayang

Lovers in shadow
gambar diambil dari asraarurkhan.wordpress.com

Andai tak mau kau lihat muka ini
tak apa
Takkan ada gundah,
atau sedih
Pun, kan kubiarkan luka ini
menganga....

Meradang!
Tebar ratusan perih

Karena aku tahu
kau dan aku adalah satu
Semua tahu itu
biar selamanya tak pernah menyatu

 

 

Surabaya, 151004

Teruntuk sebuah kenangan dan sebuah wajah

 

 

Gambar header diambil dari: pz-c-us.blogspot.com




Niratisaya

Niratisaya a.k.a Kuntari P. Januwarsi (KP Januwarsi) adalah Co-Founder Artebia yang juga seorang penulis, editor, dan penerjemah.

Profil Selengkapnya >>

Puisi Lainnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus





KATEGORI :




ARTIKEL PILIHAN :




Cinderella dan Wanita Masa Kini: Sebuah Dekonstruksi Dongeng


Voici - Duo Multi Talenta Dari Surabaya


Attachments - Ikatan Benang-Benang Halus Tak Kasatmata


Warm Bodies - Menggali Kehidupan dari Kematian


Membaluri Luka dengan Cinta dalam Lagu I'm Not The Only One


Soto Khas Lamongan Di Pandean, Ngoro


Coffee Bean & Tea Leaf Surabaya Town Square


Patirthan Candi Kidal Yang Tersembunyi


Literasi Desember: Literaturia, Budaya Berpikir Kritis, dan Literasi Media (Bag. 2)


Sebuah Wajah, Sebuah Rasa (Bagian Tujuh)


Pengelanaan Sempurna


Hujan Sepasar Kata