Kudemi Masamu

21 Jun 2015    View : 1330    By : Niratisaya


Kuhapus serpihan masaku
'tuk satukan pecahan hidupmu

Dengan tangan terbuka
aku satukan tiap asa
yang kau lempar bersama duka

Perlahan...
hilanglah tangisku
Bahkan Tuhan pun berkata,
"kau mulai tak miliki rasa"

Namun,
tetap kudongakkan kepala

Takut, habis waktu yang tersisa
Takut, hilang setiap angan
Takut, hilang sudut bayang

Lovers in shadow
gambar diambil dari asraarurkhan.wordpress.com

Andai tak mau kau lihat muka ini
tak apa
Takkan ada gundah,
atau sedih
Pun, kan kubiarkan luka ini
menganga....

Meradang!
Tebar ratusan perih

Karena aku tahu
kau dan aku adalah satu
Semua tahu itu
biar selamanya tak pernah menyatu

 

 

Surabaya, 151004

Teruntuk sebuah kenangan dan sebuah wajah

 

 

Gambar header diambil dari: pz-c-us.blogspot.com




Niratisaya

Niratisaya a.k.a Kuntari P. Januwarsi (KP Januwarsi) adalah Co-Founder Artebia yang juga seorang penulis, editor, dan penerjemah.

Profil Selengkapnya >>

Puisi Lainnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus





KATEGORI :




ARTIKEL PILIHAN :




Generasi Global dalam Industri Pertelevisian: Menelisik Makna di Balik


Prisca Primasari - Menulis Adalah Memberi Kado Pada Diri Sendiri


Kala Kali: Hanya Waktu yang Tak Pernah Terlambat


Life After Beth - Kehidupan Setelah Kematian


Danilla dan Kalapuna


Bakmi dan Sate Klathak Ala Djogdja: Menikmati Jogjakarta di Surabaya


Perpustakaan Balai Pemuda Surabaya


Mengenang Sejarah Dukuh Kemuning Dan Menguak Peninggalan Kepurbakalaannya


The Backstage Surabaya (Bagian 1) : How To Start A StartUp


Sebuah Wajah, Sebuah Rasa (Bagian Ketiga)


Oma Lena - Part 3


Segaris Pandang