Kesenyapan Memeluk di Kesendirian

11 Dec 2015    View : 1853    By : Tsaidun


Kesenyapan memeluk di kesendirian

Untaian syair malam menguak

 

Berjalan di sela angan

menjemput asa yang belum pernah terasah

 

Langkah dan gerak

yang DIA harapkan

Namun bukan langkah setengah

 

Kesenyapan
Source: here.

 

Labuhnya harap berkutat dalam keinginan

Menari tanpa irama,

semakin melempar jauh dari kenyataan

 

Jika gerak tak berdetak,

jika lambai tak terayun,

adakah mimpi tergambar nyata?

 

DIA telah ajarkan semuanya,

juga bentangan jalan untuk menggapai

Tinggal bagaimana cara kita memulai, memelihara

 

Bukan DIA mempersulit, cuma kita selalu menduakanNYA

 

 

Tsaidun,

Surabaya Oktober 2015 

 

 

Header's illustration source: here.






Tsaidun

Tsaidun adalah seorang spiritualis yang gemar membaca buku, khususnya psikologi dan filsafat. Pria yang sempat bekerja di salah satu perusahaan internasional ini lahir dan besar di Surabaya.

Profil Selengkapnya >>

Puisi Lainnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus





KATEGORI :




ARTIKEL PILIHAN :




Takdir Dan Pertanda-Pertanda


Indah Kurnia, Memimpin Tanpa Kehilangan Identitas Sebagai Wanita


Sang Alkemis: Perjalanan Pencarian Diri


Teacher's Diary (Khid Thueng Withaya) (2014): Penghargaan Guru di Thailand


Insya Allah - Bila Allah Sudah Berkehendak


Soto Khas Lamongan Di Pandean, Ngoro


Omnivoro Ciputra World, Fusion Cafe untuk Para Omnivora


Gedung De Javasche Bank Surabaya - Saksi Sejarah Panjang Perbankan Indonesia


Literasi Februari: GRI Regional Surabaya, Gol A Gong, dan Tias Tatanka


Sebuah Wajah, Sebuah Rasa (Bagian Ketiga)


Cheongsam Bunga Teratai Mei Lien


Masa (II)