Kesenyapan Memeluk di Kesendirian

11 Dec 2015    View : 2247    By : Tsaidun


Kesenyapan memeluk di kesendirian

Untaian syair malam menguak

 

Berjalan di sela angan

menjemput asa yang belum pernah terasah

 

Langkah dan gerak

yang DIA harapkan

Namun bukan langkah setengah

 

Kesenyapan
Source: here.

 

Labuhnya harap berkutat dalam keinginan

Menari tanpa irama,

semakin melempar jauh dari kenyataan

 

Jika gerak tak berdetak,

jika lambai tak terayun,

adakah mimpi tergambar nyata?

 

DIA telah ajarkan semuanya,

juga bentangan jalan untuk menggapai

Tinggal bagaimana cara kita memulai, memelihara

 

Bukan DIA mempersulit, cuma kita selalu menduakanNYA

 

 

Tsaidun,

Surabaya Oktober 2015 

 

 

Header's illustration source: here.






Tsaidun

Tsaidun adalah seorang spiritualis yang gemar membaca buku, khususnya psikologi dan filsafat. Pria yang sempat bekerja di salah satu perusahaan internasional ini lahir dan besar di Surabaya.

Profil Selengkapnya >>

Puisi Lainnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus





KATEGORI :




ARTIKEL PILIHAN :




Generasi Global dalam Industri Pertelevisian: Menelisik Makna di Balik


Widyoseno Estitoyo: Pebisnis Muda, Aktivis Sosial, Dan Pekerja Seni


Petualangan bersama Einstein: Bumi yang Bergolak


Maleficent - Dekonstruksi Cinta Sejati dan Dongeng Putri Tidur


Happy - Mocca Band (Dinyanyikan Ulang Oleh Aldin)


Kenikmatan Sederhana dalam Semangkuk Mi Ayam Seorang Pedagang Kaki Lima, Surabaya


Taman Apsari, Keteduhan di Tengah Hiruk Pikuk Kota


Melihat Sisi Lampau Surabaya Di Museum Surabaya


Foodiology TEDxTuguPahlawan, Ketika Makanan Lebih dari Sekadar Penahan Lapar


Sebuah Wajah, Sebuah Rasa (Bagian Kedua)


Oma Lena - Part 4 (TAMAT)


Jalan Setail di Malam Ini