Termangu Gadis Itu

25 Aug 2015    View : 1490    By : Niratisaya


Termangu gadis itu
di bingkai jendela
Dihabiskannya waktu
untuk menunggu
tanpa jeda

Berhari-hari di panas mentari
Di waktu-waktu mawar layu mati
Saat rumput kuning
mengering

Termangu gadis itu
di bingkai waktu
Di sana dia terus menunggu

gambar diambil dari delightcircle.wordpress.com

Sampai tiba hujan
di ujung malam
Sampai rumput
dan mawar tak lagi kerontang
Sampai harapannya kembali terbentang
Hingga semua sekali lagi berulang

Namun,
hingga detik ini
tak sekali pun harapan itu terpenuhi
Tak satu pun yang telah lalu
dan telah lintas melewatinya berulang kembali

 

Masih,
termangu gadis itu
di bingkai jendela tanpa jeda

 

Niratisaya,

Surabaya 1206-0815

 

Gambar header diambil dari hdwpics.com




Niratisaya

Niratisaya a.k.a Kuntari P. Januwarsi (KP Januwarsi) adalah Co-Founder Artebia yang juga seorang penulis, editor, dan penerjemah.

Profil Selengkapnya >>

Puisi Lainnya

Tulis Komentar
comments powered by Disqus





KATEGORI :




ARTIKEL PILIHAN :




Stigma dan Tradisi: Berhenti Belajar! Mari Mulai Berpikir dan Menciptakan


Alvi Syahrin - Semua Berawal Dari Mimpi Dan Kemudian Menjadi Nyata


Legend of Sleepy Hollow - Cerita Horor Negeri Paman Sam


The Imitation Game - Menginspirasi Banyak Orang Tentang Makna Perbedaan




Bubur Turki Kayseri: Bubur Ayam Versi Spicey


Taman Apsari, Keteduhan di Tengah Hiruk Pikuk Kota


Goa Lawah Nan Berselimut Sejarah


Adiwarna 2016: Refraksi - Changing Your Perspective


Sebuah Wajah, Sebuah Rasa (Bagian Kedua)


Balada Sebuah Perut


Pupus, Hanyut, Lepas